PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANGGULANGI RADIKALISME DAN TERORISME

Husnizar Husnizar

Abstract


Artikel ini mencoba mengupas tentang pentingnya Pendidikan Agama Islam dalam memerangi radikalisme dan terorisme. Tulisan ini menjelaskan bahwa radikalisme dan terorisme adalah masalah yang sangat serius yang perlu segera ditangani secara lebih komprehensif. Salah satu solusinya yang harus dilakukan adalah melalui pendalaman Pendidikan Agama Islam yang benar dan tepat bagi setiap generasi muda. Artikel ini akan membahas tentang bagaimana pendidikan agama Islam yang baik dan benar yang mampu membentuk pemikiran dan sikap yang moderat pada setiap individu, serta mengajarkan nilai-nilai Islam yang damai dan toleran. Dalam artikel ini Penulis mencoba membahas tentang peran penting keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam menanamkan pendidikan agama Islam yang baik dan benar pada generasi muda. Pendidikan agama Islam memiliki peran penting dalam menanggulangi radikalisme dan terorisme yang semakin marak di berbagai negara. Artikel ini membahas pentingnya pendidikan agama Islam sebagai upaya untuk memerangi ideologi yang radikal dan ekstrem dalam masyarakat. Pendidikan agama Islam diharapkan dapat membentuk karakter seseorang dengan nilai-nilai Islam yang toleran, moderat, dan damai. Tulisan ini juga membahas peran guru agama Islam dalam membimbing siswa untuk mengembangkan pemahaman yang benar tentang ajaran Islam yang toleran dan menghargai perbedaan. Diharapkan artikel ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pendidikan agama Islam dalam mencegah radikalisme dan terorisme serta memberikan solusi konkrit bagi pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam memerangi ideologi yang radikal dan ekstrem.


Keywords


Pendidikan Agama Islam; Radikalisme; Terorisme

Full Text:

PDF

References


Ahmad Najib Burhani, “Radikalisme Agama dan Tantangan Pendidikan Tinggi di Indonesia,” Jurnal Maarif, Vol. 14, No. 2, 2019.

Azyumardi Azra, Islam Reformis: Dinamika Intelektual dan Gerakan, Cet. 2, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2016.

Zunly Nadia, Radikalisme Agama dalam Perspektif Sosial Keagamaan, cet. 1, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015

Azyumardi Azra, Pergolakan Politik Islam: Dari Fundamentalisme, Modernisme hingga Post-Modernisme, cet. 1, Jakarta: Paramadina, 1996.

Said Aqil Siroj, Tasawuf sebagai kritik sosial mengedepankan islam sebagi Inspirasi, bukan aspirasi, Bandung: Mizan Pustaka, 2006

Emna Laisa,” Islam dan Radikalisme “, Jurnal Islamuna, Volume 1, Nomor 1,2014.

Simon Fisher et. al., Mengelola Konflik: Keterampilan dan Strategi untuk Bertindak.

Martha Crenshaw, Explaining Terrorism: Causes, Processes, and Consequences, cet. 1, London: Routledge, 2011.

Nurcholish Madjid, Islam, Doktrin dan Peradaban, Jakarta: Paramadina, 2008.

Cervone, H.F, .2017. Disaster recovery planning and business continuity for informaticians. Digital Library Perspectives Vol.33No.2,2017

Zakiah Daradjat, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 2011.

Ilyasir, Filsafat Pendidikan Islam: Konsep, Prinsip, dan Tujuan, cet. 1, Yogyakarta: K-Media, 2017

Zuhdi, Muhammad Harfin. (2013). Radikalisme Agama dan Upaya Deradikalisasi Pemahaman Keagamaan. Jurnal Akademika, 2 Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Vol. 18, No..

Abuddin Nata, Akhlak Tasawuf, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2013.

Muhammad Daud, Pendidikan Agama Islam, cet. 1, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2008.

Siregar, Etika Lingkungan dalam Perspektif Islam, cet. 1, Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999.

Abdul Aziz, “Konsep Jihad dalam Perspektif Tafsir Klasik dan Kontemporer,” Jurnal Studi Al-Qur’an, Vol. 12, No. 2 2018.

De Rivera, J.. Empathy and its relation to emotions: A social functionalist account. Emotion Review, 10 Ed. 3, 2008.

Amin Abdullah, “Integrasi dan Interkoneksi Ilmu Agama dan Ilmu Umum dalam Pendidikan Islam,” Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 1, No. 1 2012.

Syamsul Arifin, “Integrasi Ilmu Agama dan Ilmu Umum dalam Pendidikan Islam,” Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 3, No. 2 2014. Lihat pula jurnal: Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, Volume 10. No. I 2019.

Abdul Majid, Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi, cet. ke-3, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012.

Kementerian Agama Republik Indonesia, Moderasi Beragama, cet. ke-1, Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, 2019.

Abuddin Nata, Ilmu Pendidikan Islam, cet. ke-4, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2016.

Armai Arief, Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam, cet. ke-2, Jakarta: Ciputat Press, 2010.

Nurul Fauziah,Peran Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia,Jurnal Ariyulinda,Nita,2022.

Soerjono Soekanto, Sosiologi: Suatu Pengantar, cet. ke-44, Jakarta: Rajawali Pers, 2019.

Abdulsyani, Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan, cet. ke-2, Jakarta: Bumi Aksara, 2014.

Miriam Budiardjo, Dasar-Dasar Ilmu Politik, cet. ke-6, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2018.

Ndraha, Taliziduhu, Pembangunan Masyarakat: Mempersiapkan Masyarakat Tinggal Landas, cet. ke-2, Jakarta: Rineka Cipta, 20055.

Conyers, Diana, Perencanaan Sosial di Dunia Ketiga, cet. ke-1, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1994.

Cohen, John M. dan Norman T. Uphoff, Participation and Rural Development, cet. ke-1, New York: World Bank, 1977.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 INDEXED BY:

 

JURNAL MIMBAR AKADEMIKA: Media Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan

ISSN Print: 2527-3256

ISSN Online: 2621-9247